Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, BUMDes Sinar Lingkat Desa Lolo Hilir pada tahun 2025 mengambil langkah strategis melalui pengembangan usaha peternakan bebek petelur. Persiapan kandang menjadi tahap awal yang sangat penting untuk menjamin keberhasilan program ini. Kandang dirancang agar memenuhi standar kesehatan ternak, dengan memperhatikan ventilasi udara, pencahayaan alami, serta sistem drainase yang baik. Pemilihan lokasi kandang dilakukan secara hati-hati agar tidak mengganggu lingkungan sekitar, namun tetap mudah diakses untuk proses perawatan dan distribusi hasil produksi telur.
Selain aspek teknis, BUMDes Sinar Lingkat juga menekankan penggunaan bahan bangunan lokal seperti bambu, kayu, dan jaring kawat guna menekan biaya pembangunan tanpa mengurangi kualitas. Setiap kandang dilengkapi dengan tempat makan dan minum yang higienis, serta area bertelur yang nyaman dan aman. Penataan kandang dibuat efisien agar memudahkan proses pembersihan dan pemantauan kesehatan ternak. Dengan manajemen kandang yang baik, diharapkan produktivitas bebek meningkat sehingga mampu menghasilkan pasokan telur yang stabil untuk kebutuhan masyarakat.
Persiapan kandang ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pendapatan BUMDes, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan di tingkat desa. Melalui peternakan bebek petelur, Desa Lolo Hilir dapat memenuhi sebagian kebutuhan protein hewani masyarakat secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi BUMDes Sinar Lingkat dalam menyukseskan program ketahanan pangan pemerintah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.